Sejarah STT REM

Berdirinya sebuah lembaga pendidikan teologi guna memperlengkapi pelayan-pelayan Gereja (Tuhan) merupakan hasil perwujudan dari kerinduan dan pergumulan pelayanan Gereja Betel Indonesia Jemaat Rahmat Emmanuel Ministries (GBI REM)  selama dalam kurun waktu 7 (tujuh) tahun. Berdasarkan visi Allah yang diemban oleh Pdt. Dr. Abraham C Supit selaku gembala sidang GBI REM , maka barulah tanggal 1 Maret 1999 wadah pendidikan teologi  secara resmi berdiri dengan nama sekolah: SEKOLAH ALKITAB REM dengan singkatan SAR di Apotik Tomang JL. Tomang raya no. 25 Jakarta Barat. Terjadinya pendirian Sekolah Alkitab REM ini atas dasar keinginan dan kesepakatan bersama antara Pdt. Dr. Abraham C Supit dan Pdt. Edward Supit, M.Sc.

Sejak berdirinya Sekolah Alkitab REM telah mewisuda 97 orang pada angkatan I yakni tanggal 27 Agustus 1999 dan 49 orang pada angkatan II yakni tanggal 17 Desember 1999. Operasional Sekolah Alkitab REM  sepenuhnya dikoordinir oleh Pdt. Edward Supit, M.Sc sebagai Ketua program Pendidikan yang juga memprakarsai dalam ide, gagasan dan tenaga bagi pendirian dan pengembangan SAR, dan dibidang admInistrasi dibantu oleh Pdp. Dr. Arrie Doodoh, Dana, Berliana Nababan dan Conny ID.

Untuk memenuhi kebutuhan sumber daya dalam pelayanan gereja yang memeiliki pendidikan sarjana dan pasca sarjana maka SAR telah berkembang menjadi  sebuah institusi teologi dengan nama: INSTITUT THEOLOGI DAN KEPEMIMPINAN REM yang disingkat ITKR. Selanjutnya melalui Institut Theologi dan Kepemimpinan REM ini lahirlah program S1 dan program S2 (MA), program S3 (D.Min) serta Sekolah Orientasi Melayani (SOM) yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi kaum awam. Perkembangan ITKR telah melahirkan para Wisudawan/wati Program S1,S2,S3,SOM serta Pemuridan sebanyak 125 orang. Program S-1 Sarjana Theologi (S.Th), S-2 MA – M.Th, sebanyak 37 orang, untuk Program Doctoral 16 orang dan SOM 32 orang serta Pemuridan 40 orang, sampai pada tahun 2007.

Sehubungan dengan peraturan pemerintah bagi sekolah-sekolah tinggi Kristen maka ITKR mengalami perubahan menjadi STT REM ( Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel) pada tahun 2010. Selanjutnya STT REM mengalami perubahan nama menjadi STT REM (Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel). Sampai saat ini STT REM ( Sekolah Tinggi Teologi Rahmat Emmanuel) telah memiliki tujuh (7) program studi mulai dari program studi sarjana sampai pasca sarjana, yang terdiri dari :

  1. Program Sarjana Teologi (S.Th) terakreditasi BAN PT
  2. Program Sarjana Pendidikan Agama Kristen (S.Pd.K) memiliki izin operasional dari Dirjen Kementerian Agama RI dan dalam proses pengrusun akreditasi BAN PT)
  3. Program Magister Atrium (M.A) bidang konseling
  4. Program Magister Teologi (M.Th) memiliki izin operasional dari Dirjen Kementerian Agama RI dan dalam proses pengrusun akreditasi BAN PT)
  5. Program Magister Pendidikan Agama Kristen (M.Pd.K) memiliki izin operasional dari Dirjen Kementerian Agama RI dan dalam proses pengrusun akreditasi BAN PT)
  6. Program Doctor of Mininstry (D.Min)
  7. Program Doktor Teologi (D.Th) memiliki izin operasional dari Dirjen Kementerian Agama RI dan dalam proses pengrusun akreditasi BAN PT)

Hingga saat ini STT REM memiliki 260 mahasiswa yang aktif belajar dari tingkat sarjana hingga pasca sarjana. Dan sampai saat ini STT REM telah melahirkan ratusan wisudawan/wati baik untuk program studi S1, S2 dan S3.

Dalam meningkatkan kecintaan kepada kebudayaan-kebudayaan nusantara, STT REM telah mengadakan beberapa pagelaran kebudayaan diantaranya: Festival kebudayaan Kupang, Batak dan Manado. Dan STT REM memiliki komitmen untuk memperkenalkan kebudayaan-kebudayaan nasional yang beragam kepada para mahasiswa dan seluruh masyarakat Indonesia melalui festival-festival kebudayaan daerah-daerah yang lain. Untuk menjalin persahabatan dengan sekolah-sekolah tinggi teologi yang ada di Indonesia maka STT REM telah menjadi anggota beberapa perhimpunan sekolah tinggi teologi aras nasional yaitu: APTEI, PERSTEIA, PASTI, PESATPIN, dan APB serta perhimpunan sekolah-sekolah tinggi Asia (ATA). STT REM juga telah mengadakan kerjasama dengan gereja-gereja di luar kota Jakarta bagi praktek pengalaman lapangan mahasiswa. Dan untuk meningkatkan pemahaman teologi kepada seluruh sekolah teologi dan gereja maka STT REM telah menjadi panitia pelaksana seminar nasional SOLA SCRIPTURA tahun 2013, dan juga mengadakan seminar-seminar dengan isu-isu teologi saat ini dengan menghadirkan pembicara-pembicara dari dalam dan luar negeri yang kompeten pada bidangnya. Dan dalam bidang non teologi, STT REM ikut berpartisiasi dalam memberikan pemahaman kepada gereja dan masyarakat mengenai Politik dan Ekonomi, yaitu  dengan menjadi pelaksana seminar-seminar yang bertemakan Politik dan Ekonomi  dengan menghadirkan pembicara-pembicara nasional.